HTC akan Rumahkan 1.500 Karyawan

Jakarta – HTC dikabarkan berencana memangkas seperempat dari jumlah karyawan globalnya. Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ini merupakan upaya HTC melakukan efisiensi di tengah nilai penjualan yang terus menurun.

PHK ini mengindikasikan kondisi HTC yang terus terpuruk karena pangsa pasarnya yang diambil oleh Apple, Samsung, dan vendor smartphone dari China. Padahal, pada masa jayanya, HTC pernah menjual 1 dari 10 smartphone yang terjual secara global.

HTC berencana akan memangkas 1.500 pekerjaan di unit manufakturnya di Taiwan. Jumlah ini setara dengan seperempat dari 6.450 karyawan yang dipekerjakan secara global per bulan Juni 2018.

“Hari ini HTC mengumumkan rencana untuk mengoptimalkan organisasi manufaktur di Taiwan. Rencana ini memungkinkan pengelolaan sumber daya yang lebih efektif dan fleksibel ke depannya,” kata HTC dalam pernyataan resminya, dikutip detikINET dari Reuters, Senin (2/7/2018).

Proses pemutusan hubungan kerja diperkirakan akan selesai pada akhir September. PHK ini juga merupakan bagian dari rencana yang lebih besar untuk membawa bisnis smartphone dan virtual reality (VR) milik HTC di bawah satu pimpinan di tiap kawasan.

HTC juga telah menjual tim divisi Pixel-nya ke Google pada tahun lalu sebesar USD 1,1 miliar. Penjualan ini mampu memberikan dana segar kepada HTC sekaligus mengurangi sekitar 2.000 karyawan.

HTC juga baru saja meluncurkan smartphone flagship terbarunya, U12+ pada bulan Mei 2018. Namun, sambutan yang cukup dingin terhadap beberapa fitur barunya mungkin tidak cukup untuk mendongkrak angka penjualannya. (rns/rou)

Sumber Berita: detik.com