Tommy Sugiarto Antiklimaks di Final Korea Open

Jakarta: Tommy Sugiarto tampil antiklimaks di final Korea Open 2018 usai takluk dari Chou Tien Chen, Minggu 30 September. Wakil tunggal putra Indonesia itu takluk dua game langsung dari pebulu tangkis Taiwan dengan 13-21 dan 16-21.

Bertanding di SK Handball Stadium, Seoul, Korea Selatan, penampilan Tommy jauh menurun ketimbang sebelumnya. Padahal, pebulu tangkis 30 tahun itu bermain gemilang di semifinal saat mengalahkan Jonatan Christie dengan kemenangan dua game langsung 21-13 dan 22-20.

Sayang, ia tak mampu tampil konsisten melawan Chen yang lolos ke final usai mengalahkan Anthony Ginting. Meski sempat unggul 8-5 di game pertama, Tommy harus tertinggal 8-11 di interval oleh Chen.

Klik: Atlet dan Ofisial Paralayang Masih Hilang Akibat Gempa Palu

Usai jeda, penampilan Tommy terus menurun sehingga lawan mampu menambah delapan poin beruntun. Tommy sempat mengejar saat tertinggal 10-20, namun ia hanya mampu menambah tiga poin saja sebelum ditutup keunggulan Chen dengan 13-21.

Penampilan Tommy di game kedua kembali mampu diantisipasi oleh sang lawan. Sempat menyamakan kedudukan 8-8, Tommy harus tertinggal 8-11 di interval game kedua.

Alhasil, Chen terus menekan Tommy di sisa pertandingan dengan skor 9-13 dan 14-18. Upaya Tommy mengejar ketinggalan pun kandas setelah Chen mampu menyudahi perlawanan dengan skor 16-21 dari Tommy.

Kemenangan Chen tersebut membuat rekok pertemuan kini dipegang olehnya dengan agregat 5-4.Padahal sebelumnya Tommy mampu menyamakan agregat 4-4 setelah mengalahkan Chen di Indonesia Open 2018 lalu.

(REN)