13 Klub Nasional & Internasional Siap Bersaing di Superliga Junior 2018

Jakarta: Kejuaraan bulu tangkis beregu Superliga Junior 2018 segera digelar di GOR Djarum, Magelang, Jawa Tengah, pada 16 hingga 21 Oktober mendatang. Sebanyak 13 klub bulu tangkis nasional dan internasional siap bersaing memperebutkan empat piala bergengsi dari dua kategori usia.

Seperti tahun sebelumnya, Superliga Junior 2018 menggunakan format beregu Thomas Uber di dua kategori usia yakni U-17 dan U-19. Sistem ini akan mempertandingkan lima partai yang terdiri dari tiga tunggal dan dua ganda. Pada kategori U19, piala yang diperebutkan adalah Piala Liem Swie King untuk U-19 Putra dan Piala Susy Susanti untuk U-19 Putri.

Sementara, perubahan nama piala terjadi di kategori U-17. Bila pada tahun sebelumnya piala yang diperebutkan ialah Piala Superliga Junior, tahun ini peyelenggara mengabadikan nama Hariyanto Arbi sebagai piala untuk U-17 Putra dan Yuni Kartika untuk U-17 Putri.

Klik: Atlet, Relawan, Hingga Wartawan Dilindungi Asuransi saat Asian Para Games

Pemilihan dua nama legenda bulu tangkis tersebut, tak lepas dari dedikasi keduanya dalam mengharumkan nama bangsa melalui prestasi di level dunia. Yuni Kartika menjadi Juara Dunia Junior Piala Bimantara 1991 hingga menjadi juara Piala Uber 1994. Sementara Hariyanto Arbi, setelah meraih gelar Juara Dunia Junior Piala Bimantara 1989, ia juga membawa Indonesia menjuarai Piala Thomas pada tahun 1994, 1996, 1998 dan 2000.

Direktur Superliga Achmad Budiharto mengatakan, diselenggarakannya turnamen yang menggandeng Blibli.com ini akan menjadi ajang mengasah kemampuan para pebulu tangkis muda sebelum masuk ke level senior.

“Superliga Junior dapat dijadikan ajang uji coba para atlet untuk bertanding secara beregu. Diharapkan nantinya para atlet sudah terbiasa bertanding secara beregu yang membutuhkan mental yang kuat, kekompakan, kerjasama dan soliditas,” ujar Achmad Budiharto.

Tak hanya diikuti klub nasional, Superliga Junior 2018 juga melibatkan para pebulu tangkis muda dari kawasan Asia. Di kategori U-19, klub-klub yang akan menurunkan atlet-atlet muda terbaiknya ialah PB Djarum, Mutiara Cardinal, Exist Badminton Club, Jaya Raya, FIFA Sidoarjo, Keelung High School (Taiwan), Granular (Thailand), SCG (Thailand) dan Badminton Association of India (India).

Sementara pada kategori U-17, terdapat delapan klub yang akan bertanding yaitu PB Djarum, Mutiara Cardinal, Exist Badminton Club, Jaya Raya, Sarwendah Badminton Club, Daihatsu Candra Wijaya Badminton Club, SGS PLN, dan Suryanaga Wima.

Ketua Umum PP PBSI Wiranto menyambut baik diselenggarakannya Superliga Junior 2018 yang akan menjadi ajang mengasah mental para pebulu tangkis muda Indonesia. Mengingat lawan-lawan yang akan dihadapi tidak hanya berasal dari negeri sendiri, tapi juga dari mancanegara.

“Turnamen Superliga Junior 2018 akan memberikan pengalaman yang berharga bagi pebulu tangkis muda, karena mereka memiliki kesempatan untuk bertanding melawan pebulu tangkis lain dari mancanegara. Ini penting untuk membentuk mental dan karakter mereka baik saat bertanding nanti, maupun bekal ketika di level senior kelak. Sehingga kejuaraan-kejuaraan seperti ini diharapkan bisa menjadi ajang regenerasi pebulu tangkis Indonesia,” tutur Wiranto.

Superliga Junior 2018 menjanjikan total hadiah sebesar Rp265 juta. Di kategori U-19 yang memperebutkan Piala Liem Swie King dan Piala Susy Susanti, masing-masing kategori akan mendapatkan hadiah sebagai Juara satu Rp100 juta, Juara dua Rp50 juta, dan Juara tiga bersama Rp25 juta. Sedangkan di U-17 yang memperebutkan Piala Hariyanto Arbi dan Piala Yuni Kartika akan mendapatkan hadiah sebagai Juara satu Rp50 juta, Juara dua Rp25 juta, dan Juara tiga bersama Rp15 juta untuk masing-masing kategori.

(REN)